“Lightroom ini ditujukan sebagai software pembantu bagi fotografer amatir yang serius dan para fotografer profesional dalam melakukan pekerjaan fotografinya..”
Bagi Anda yang sering mengambil foto (memotret) dengan menggunakan kamera digital, dan sudah cukup lama melakukannya, tentu akan banyak sekali hasil-hasil foto Anda. Dengan kamera digital, foto yang bisa diambil jadi sangat banyak bila dibandingkan dengan kamera film. Masalah baru muncul, tidak semua hasil jepretan itu layak dicetak, tapi sayang juga untuk dibuang. Mungkin ada foto yang diambil dengan hasil tidak mumpuni, tetapi akan bercerita jika digabungkan dengan foto-foto yang lain.
Sekarang, harga tempat penyimpanan data digital atau harddisk sudah sangat-sangat terjangkau, akan tetapi jika disimpan secara tradisional, dalam bentuk folder, tentu akan sangat menyulitkan kita dalam menatanya. Belum lagi masalah penamaan file, standard penamaan dari kamera berupa huruf dan beberapa angka sequential yang sudah tentu tidak mewakili apa yang ada didalamnya.
Dengan bantuan software, bukan hanya penataan dan penamaan foto bahkan sampai retouching bisa dilakukan. Salah satu software yang mengakomodir hal ini adalah Adobe Photoshop Lightroom. Lightroom ini ditujukan sebagai software pembantu bagi fotografer amatir yang serius dan para fotografer profesional dalam melakukan pekerjaan fotografinya, di situs dpreview.com disebut sebagai “..the essential digital photography workflow solution.”
Continue Reading…
Posted 2 months, 3 weeks ago at 10:33 pm. Add a comment
“karena insting dan keberuntungan untuk menghasilkan sebuah foto hanya bisa ditebus oleh kesabaran dan penantian. Dalam sabar dan penantian terdapat proses dalam waktu, yang akan membuat sebuah foto menjadi matang.”
Pemanfaatan teknologi dalam berbagai hal menjadi suatu keharusan yang tidak bisa dihindari. Sesuatu yang kita pakai, sesuatu yang kita kendarai bahkan sesuatu yang kita makan tidak ada yang tidak menggunakan teknologi.
Fotografi lahir dan berkembang jauh sebelum teknologi yang kita pakai sekarang ada. Dari kamera pinhole, kamera paling sederhana yang di dilukiskan oleh para filosofi pada abad 4 dan 5 sebelum masehi.
Akhir-akhir ini majalah langganan saya yang selalu tiap bulannya mengadakan perlombaan fotografi, menjadikan foto yang menang adalah foto yang dihasilkan dari gabungan dua foto yang berbeda, yang jelas ini merupakan hasil rekayasa digital. Menggunakan Photoshop.
Continue Reading…
Posted 11 months, 3 weeks ago at 9:03 am. Add a comment
“Seni bukanlah hasil dua dari satu tambah satu, seni lebih kepada bagaimana kita mengolah satu tambah satu menjadi dua.”
Sebelum saya mengenal white-balance saya memotret kebanyakan menggunakan AWB atau Automatic White Balance. Memang ada bagus dan kekurangannya menggunakan AWB ini, tapi untuk Anda yang ingin menjadi “tukang foto” saya kira lebih banyak kekuranggannya dibandingkan dengan kelebihannya.
Dengan menggunakan AWB, kita hanya bisa menerima bagaimanapun jadinya hasil si foto itu. Teknologi untuk membuat AWB mungkin bukan teknologi yang sembarang, tapi sampai sekarang saya masih percaya, bahwa seni tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada teknologi. Seni bukanlah hasil dua dari satu tambah satu, seni lebih kepada bagaimana kita mengolah satu tambah satu menjadi dua.
Continue Reading…
Posted 1 year, 5 months ago at 5:41 pm. 7 comments
Canon EOS 5D kembali berlenggang dia ajang cat-walk kamera DSLR melalui adek barunya Mark II. Kamera itu diluncurkan tanggal 17 september tahun lalu, baru kemarin saya sempat membelinya di toko langganan, sekaligus tiga kamera lainnya dari Nikon D700 dan Sony DSLR-A900. Tapi, sayang sekarang saya harus berpisah dengan ketiga kamera tersebut, sekarang sudah tidak ada lagi ditangan saya karena tadi pagi saya terbangun.
Di situs dpreview dikatakan bahwa kamera EOS dalam jajaran Full-Frame ini merupakan kamera pertama dengan body compact, yaitu dia tidak mempunyai body tambahan untuk vertikal-grip yang membuat body kamera jadi lebih ringkas.
Continue Reading…
Posted 1 year, 6 months ago at 9:40 am. 1 comment
“Seni fotografi bukanlah hasil karya kebetulan atau coba-coba belaka”
Setelah saya disibukan dengan pemikiran tentang definisi fotografi, langkah selanjutnya dalam benak saya ketika akan terjun dalam kesenangan ini adalah mempersiapkan peralatan perang. Masih dikaitkan dengan menulis, jika menulis kita memerlukan kertas dan alat tulis, maka dalam fotografi pun lebih kurang sama, hanya saja kertas diganti dengan media penyimpanan berupa film atau sensor digital dan alat tulis diganti dengan kamera.
Film atau sensor digital mempunyai peranan yang sangat vital, karena semua karya seni yang kita kerjakan hanya bisa dinikmati oleh orang lainnya awalnya diproses atau disimpan melalui media ini. Jika waktu era fotografi film kita hanya memilih ISO/ASA dan merek sebuah film untuk langsung bisa memotret, lain halnya untuk fotografi yang memakai digital, Anda harus dipusingkan dengan beberapa hal yang susah dimengerti oleh orang awam.
Continue Reading…
Posted 1 year, 7 months ago at 9:16 pm. 4 comments
“Fotografi adalah seni untuk menulis dengan cahaya”
Photography atau dalam bahasa Indonesia Fotografi adalah sebuah kata yang diambil dari bahasa yunani yaitu Photo dan Graphy. Photo bisa diartikan sebagai cahaya dan Graphy berarti menulis, jadi secara bebas dan sederhana mungkin kita bisa mengartikan sebagai seni menulis dengan cahaya.
Setidaknya itulah secara sederhana saya mengartikan kata fotografi, jika Anda ingin definisi yang lebih formal bisa dilihat di berbagai sumber lain.
Dari dasar definisi inilah saya melangkah untuk mempelajari fotografi. Pengetahuan dasar itu saya jadikan alat untuk menelusuri ilmu fotografi agar tidak tersesat. Secara sederhana pula sayapun mengalami pencerahan sedikit demi sedikit dari ilmu yang sangat luas ini.
Continue Reading…
Posted 1 year, 7 months ago at 12:27 am. 1 comment
Blog ini lahir untuk mendampingi situs photography di Sawala. Jika photography.sawala.com adalah galery untuk menampilkan photo-photo yang diambil oleh saya, maka dalam blog ini saya berusaha untuk mendokumentasikan pengetahuan saya tentang photography.
Sepanjang ingatan, dari pertama membeli kamera SLR, banyak ilmu yang telah didapat dalam hal photography. Akan tetapi saya tidak mau membuat situs ini sebagai tutorial atau apapun yang bermaksud mengajari para pengunjung. Di situs ini saya haya mendokumentasikan ilmu yang telah saya cari dan dapatkan, kerena saya belajar sendiri ilmu ini dan begitu banyak orang yang telah ahli diluar sana sehingga sayapun berharap situs ini akan berguna terutama bagi pengunjung yang mempunyai posisi seperti saya.
Continue Reading…
Posted 1 year, 7 months ago at 1:30 am. Add a comment