Catatan Fotografi Sawala

Jurnal fotografi seorang pemula…
  Next Post: Pentingnya White Balance ketika mengambil foto

Persiapan Belajar Fotografi

“Seni fotografi bukanlah hasil karya kebetulan atau coba-coba belaka”

Setelah saya disibukan dengan pemikiran tentang definisi fotografi, langkah selanjutnya dalam benak saya ketika akan terjun dalam kesenangan ini adalah mempersiapkan peralatan perang. Masih dikaitkan dengan menulis, jika menulis kita memerlukan kertas dan alat tulis, maka dalam fotografi pun lebih kurang sama, hanya saja kertas diganti dengan media penyimpanan berupa film atau sensor digital dan alat tulis diganti dengan kamera.

Film atau sensor digital mempunyai peranan yang sangat vital, karena semua karya seni yang kita kerjakan hanya bisa dinikmati oleh orang lainnya awalnya diproses atau disimpan melalui media ini. Jika waktu era fotografi film kita hanya memilih ISO/ASA dan merek sebuah film untuk langsung bisa memotret, lain halnya untuk fotografi yang memakai digital, Anda harus dipusingkan dengan beberapa hal yang susah dimengerti oleh orang awam.

Pada kamera digital, penyimpanan dan alat menulis dijadikan satu kesatuan yang tidak terpisah. Jika film dan kamera Anda bisa membelinya secara terpisah, tidak demikian dengan sensor digital dan kamera. Satu kali Anda memutuskan membeli kamera dengan sensor 5 Megapixel, maka Anda tidak akan bisa merubahnya menjadi 10 Megapixel.

Maka jika Anda berniat membeli kamera digital, alangkah lebih baiknya belajar sedikit tentang apa itu megapixel, sensor yang digunakan, processor pada kamera tersebut dan lensa yang digunakan. Mungkin dalam kesempatan lain saya akan membuat artikel cara-cara membeli kamera versi saya.

Setelah mempunyai kamera, Anda sebetulnya telah siap untuk berkarya membuat suatu yang bernilai seni dalam lingkup fotografi. Tapi seni fotografi bukanlah hasil karya kebetulan atau coba-coba belaka, didalamnya terdapat ilmu yang sangat luas. Tapi, intinya cuman satu, yaitu bagaimana menuliskan cahaya terhadap media penyimpanan. Dan dengan prinsip itu pula, luasnya ilmu fotografi menjadi sesuatu yang sangat menarik untuk dipelajari.

Baiklah, sekarang kita siap terjun dalam satu lagi dunia kesenangan kita, sampai ketemu di dalam dunia ilmu baru yang disebut fotografi.

Tags: , , , ,

Posted in Belajar Fotografi 1 year, 7 months ago at 9:16 pm.

4 comments

4 Replies

  1. salam kenal :)

    saya rizka mahasiswa arsitektur upi 06…saat ini sy sedang mendalami fotografi.dan rencananya mau buat usaha bersama teman2..

    blog ini cukup membantu saya dalam memahami fotografi..
    thank b4 yaahhh…

    rizkasungkar likes this ;p

  2. admin Nov 6th 2009

    Salam kenal balik dari saya jg rizka, terimakasih dah berkunjung dan meninggalkan comment. Terus terang blog ini masih telantar, hanya sekali2 saya buat artikelnya, mungkin nanti kt bisa ketemu di dunia fotografi dalam mement yg lebih serius, seneng jg bisa kenalan dg yg sama interest-nya.. yuks jepret terus :P

  3. Q Lupii..Q jg kul di Arsitektur07 untag SBY..suka Photography jg…

    tapi aQ dipusingkan dengan “peralatan perang”…
    mungkin kLopun ada niat, it’s fine..

    tapi saya jalan separoh2…
    jadi…

    hmm…

  4. Salam buat lupii…

    arsitektur dan fotografi pasangan yg sempurna :D

    Saya akuin emang peralatan foto gak murah, tp manfaatnyapun gak jelek jg..

    gak hanya hoby, kita bisa ikut lomba, ato dijadikan usaha sampingan (sambil menyelam minum air)…

    so???

    :)


Leave a Reply